Bangkok Sebuah momen yang jarang terjadi itu justru mengakhiri pertandingan. Kiper Vietnam, Pham Van Tu, melepas tembakan dari jarak jauh saat Australia sedang bermain dengan power play. Bola meluncur mulus ke gawang kosong. Gol spektakuler di menit ke-39 itu sekaligus mengunci kemenangan telak Vietnam 4-0 atas Australia, sekaligus mengantarkan mereka ke podium ketiga Piala AFF Futsal 2026.
Pertandingan perebutan tempat ketiga yang digelar di Nonthaburi Hall, Thailand, pada Minggu (12/4) sore WIB itu, sejujurnya, sudah terlihat arahnya sejak awal. Vietnam langsung mengambil kendali.
Tekanan Tanpa Henti Sejak Bunyi Peluit
Mereka tampil agresif. Sangat agresif. Baru tiga menit laga berjalan, Nhan Gia Hung sudah berhasil merobek gawang Australia, memanfaatkan umpan matang dari Nguyen Da Hai. 1-0.
Australia tampak kewalahan. Tekanan Vietnam terus berlanjut, dan pada menit ke-18, Chau Doan Phat berhasil menggandakan keunggulan. Babak pertama berakhir 2-0, dengan Vietnam mendominasi hampir di segala aspek. Australia kesulitan bernapas.
Momen Ajaib Sang Penjaga Gawang
Babak kedua tak mengubah narasi. Malah, Vietnam semakin percaya diri. Hanya tiga menit setelah istirahat, tepatnya di menit ke-21, Nguyen Thinh Phat memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Pertandingan seolah sudah selesai.
Namun, momen puncaknya justru datang di penghujung waktu. Australia memberanikan diri memainkan pola power play dengan menarik kiper mereka. Dalam situasi genting itu, kiper Vietnam Pham Van Tu melihat celah. Dari area pertahanannya sendiri, dia melepaskan tembakan panjang yang melambung sempurna menuju gawang Australia yang kosong. Gol! Suasana gempar.
Gol dari kiper seperti itu memang langka di futsal. Momen itu langsung menjadi buah bibir dan viral, menjadi penutup pertandingan yang sulit dilupakan.
Posisi Ketiga, Tradisi yang Terus Dipertahankan
Kemenangan ini secara resmi menempatkan Vietnam di peringkat ketiga turnamen. Sepertinya, posisi ini sudah menjadi "rumah" yang nyaman bagi mereka. Catatan menunjukkan, ini bukan kali pertama. Vietnam sebelumnya juga finis ketiga pada edisi 2010, 2013, 2014, 2019, dan 2022.
Dengan performa solid dan dominan sepanjang laga, tim asuhan Miguel Rodrigo itu kembali mengukuhkan diri sebagai salah satu kekuatan futsal paling disegani di kawasan Asia Tenggara. Mereka pulang dengan kepala tegak, membawa prestasi dan satu momen gol yang akan dikenang lama.
(KAH)
Artikel Terkait
Perdebatan di Blok M Berujung Maut, WNA Brunei Tewas Usai Dipukul Botol oleh Figur Publik Woodyrman
Samsung Galaxy A26 5G Resmi di Indonesia, Tawarkan Layar 120Hz dan Fitur AI di Kelas Menengah
Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Gereja Bantul, Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku
Polisi Tangkap Mbah Mujiran (72) karena Curi Getah Karet, Publik Kembali Soroti Ketimpangan Hukum bagi Rakyat Miskin