Jakarta – Mimpi Timnas Indonesia untuk mengangkat trofi FIFA Series 2026 pupus sudah. Di hadapan puluhan ribu suporter yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Senin (30/3/2026), skuad Garuda harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1.
Awalnya, semangat membara. Lima belas menit pertama, Indonesia tampil nekat. Mereka mendominasi bola, mengombinasikan umpan-umpan pendek yang bikin pertahanan Bulgaria kalang kabut. Sayang, semua itu belum cukup untuk membobol gawang Dimitar Mitov.
Namun begitu, situasi berbalik sekitar menit ke-23. Bulgaria perlahan menemukan ritme. Di bawah kendali pelatih Aleksandar Dimitrov, mereka mulai menekan, memaksa pemain Indonesia bertahan lebih dalam.
Pukulan telak datang menjelang akhir babak pertama. Wasit menunjuk titik putih setelah Kevin Diks dinilai melanggar Zdravko Dimitrov di kotak penalti. Marin Petkov, sang eksekutor, tak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangannya pada menit ke-38 meluncur deras, tak terjangkau Emil Audero. 1-0 untuk Bulgaria.
Babak kedua jadi babak pengejaran. John Herdman, pelatih Indonesia, langsung berbenah. Ramadhan Sananta diganti Ivar Jenner. Calvin Verdonk didorong maju, sementara Ole Romeny ditempatkan sebagai ujung tombak.
Indonesia nyaris kebobolan lagi di menit ke-53. Martin Minchev hampir saja menggandakan keunggulan, tapi sepakannya masih bisa diamankan Justin Hubner.
Herdman terus berimprovisasi. Eliano Reijnders dan Elkan Baggott masuk, menggantikan Ragnar Oratmangoen dan Nathan Tjoe-A-On. Hasilnya? Peluang emas akhirnya tercipta.
Di menit ke-72, umpan jauh Baggott diterima dengan apik oleh Ole Romeny. "Cungkilannya!" Sayang, bola masih membentur mistar. Suara dentuman dan erangan kecewa langsung menggema di seluruh stadion.
Peluang serupa terulang di menit ke-86. Kali ini dari Rizky Ridho. Tendangannya keras, mengarah ke sudut, tapi lagi-lagi mistar yang menjadi penghalang. Nasib sepertinya tak berpihak.
Peluit panjang akhirnya berbunyi. Skor 0-1 bertahan. Bulgaria pun menjuarai turnamen ini, sementara Indonesia pulang dengan tangan hampa dan dua kali benturan ke mistar yang akan dikenang sebagai “hampir saja”.
Penulis: Christhoper Natanael Raja
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
Lonjakan Permintaan Golok Jelang Iduladha, Kampung Pandai Besi di Bandung Raup Berkah Musiman
Sapi Kurban Mengamuk, Tercebur ke Selokan saat Hendak Diberi Makan di Bogor
Dusun Krajan Banjarnegara Kurban 52 Sapi dan 339 Kambing, Warga Gotong Royong Jadi RPH Dadakan
Sahroni Kurbankan 38 Sapi, Termasuk Satu Ekor Berat 1,2 Ton untuk Iduladha 2026