DFSK Catat 625 SPK Selama GIIAS 2026, E5 Plus Dominasi Pemesanan

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:00 WIB
DFSK Catat 625 SPK Selama GIIAS 2026, E5 Plus Dominasi Pemesanan

PT Sokonindo Automobile, agen pemegang merek DFSK, membukukan 625 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang. Dari jumlah tersebut, DFSK E5 Plus menjadi model terlaris dengan kontribusi 380 unit.

Berdasarkan data yang dirilis DFSK per 9 Agustus 2026, rincian SPK tersebut terdiri dari 380 unit DFSK E5 Plus, 125 unit SERES E1, dan 120 unit Gelora E. Selain itu, pameran yang berlangsung selama sepekan itu juga menarik lebih dari 10.000 pengunjung ke booth DFSK.

Aktivitas test drive menjadi salah satu daya tarik utama. Lebih dari 700 aktivitas test drive tercatat selama pameran, dan sebagian besar 427 aktivitas menggunakan DFSK E5 Plus. Angka ini menunjukkan tingginya minat pengunjung untuk mencoba langsung SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) tersebut.

Director Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, mengatakan tingginya animo test drive memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mengenal teknologi PHEV yang ditawarkan E5 Plus secara langsung. "Menjelang penutupan GIIAS 2026, kami melihat antusiasme terhadap E5 Plus tetap sangat tinggi. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat kendaraan, tetapi juga ingin mencoba dan merasakan langsung teknologi PHEV yang kami hadirkan," ujarnya.

Teknologi PHEV Andalan E5 Plus

DFSK E5 Plus merupakan SUV PHEV yang mengusung teknologi Smart Power System DE-i, menggabungkan tenaga listrik dan mesin pembakaran internal. Model ini diklaim memiliki combined range hingga 1.400 kilometer, memberikan fleksibilitas penggunaan dalam berbagai kondisi perjalanan.

Menurut Cing Hok, respons selama GIIAS 2026 menunjukkan konsumen mulai mengenal teknologi PHEV, tetapi masih membutuhkan pengalaman langsung untuk memahami karakteristik kendaraan tersebut. "E5 Plus merupakan produk premium dengan teknologi PHEV yang masih tergolong baru bagi pasar Indonesia. Karena itu, kami memahami bahwa membangun penerimaan pasar tidak terjadi dalam waktu singkat," katanya. Ia menambahkan, edukasi dan pengalaman berkendara menjadi bagian penting dalam memperkenalkan teknologi PHEV.

Produksi Lokal dan Rencana Ekspansi

DFSK E5 Plus diproduksi secara massal di fasilitas manufaktur DFSK di Cikande, Banten, yang telah menerapkan standar Industry 4.0. Produksi lokal ini menjadi bagian dari strategi DFSK untuk memperkuat kapasitas manufaktur dan pengembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Sebelumnya, DFSK telah membuka periode pre-booking E5 Plus pada 23 Juni hingga 28 Juli 2026. Model ini merupakan SUV PHEV pertama DFSK di Indonesia.

Setelah GIIAS 2026, DFSK berencana melanjutkan pengenalan E5 Plus melalui perluasan jaringan penjualan dan layanan purnajual. Perusahaan juga akan memperluas jangkauan service point serta membawa pengenalan E5 Plus ke sejumlah wilayah dan kota di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memperkenalkan teknologi PHEV kepada lebih banyak konsumen dan memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif nasional.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terpopuler