IHSG Anjlok 0,91 Persen ke Level 6.149, Mayoritas Sektor Tertekan

- Selasa, 26 Mei 2026 | 13:15 WIB
IHSG Anjlok 0,91 Persen ke Level 6.149, Mayoritas Sektor Tertekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren pelemahan pada sesi pertama perdagangan, Selasa (26/5/2026), dengan ditutup turun 0,91 persen ke posisi 6.149,68. Pergerakan indeks sejak awal sesi langsung menunjukkan tekanan, di mana IHSG dibuka di zona merah pada level 6.201 dan sempat menyentuh titik terendah di angka 6.132,35.

Tekanan jual yang cukup dominan tercermin dari data perdagangan. Sebanyak 415 saham tercatat melemah, sementara 267 saham berhasil menguat, dan 277 saham lainnya bergerak stagnan. Volume transaksi mencapai 13,9 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp9,118 triliun, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap tinggi meskipun berada dalam tekanan.

Pelemahan tidak hanya dialami IHSG, tetapi juga merambah ke berbagai indeks lainnya. Indeks LQ45 tercatat turun 1,18 persen, SRI-KEHATI turun 2,07 persen, JII turun 0,71 persen, ISSI turun 0,71 persen, dan IDX30 turun 1,25 persen. Kondisi ini menandakan bahwa tekanan jual menyebar hampir di seluruh lini saham unggulan dan syariah.

Dari sisi sektoral, mayoritas sektor juga parkir di zona merah. Sektor industri, infrastruktur, bahan baku, siklikal, energi, teknologi, kesehatan, dan non-siklikal, serta properti, semuanya mengalami penurunan. Sementara itu, hanya sektor transportasi yang mampu mencatatkan penguatan sebesar 1,50 persen, dan sektor kesehatan bergerak stagnan tanpa perubahan berarti.

Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham justru mencatatkan kenaikan signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers. Saham PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) melonjak 30,68 persen, disusul PT Arthavest Tbk (ARTA) yang naik 23,50 persen, dan PT Nusantara Almazia (NZIA) yang menguat 19,83 persen. Sebaliknya, posisi top losers ditempati oleh PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang turun 14,87 persen, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang melemah 14,63 persen, dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang anjlok 10,12 persen.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar