Ketakutan Terulangnya Peristiwa Mei 98, Toko Branded di Plaza Senayan Mulai Kosongkan Barang

- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 12:45 WIB
Ketakutan Terulangnya Peristiwa Mei 98, Toko Branded di Plaza Senayan Mulai Kosongkan Barang


MURIANETWORK.COM - 
Situasi di sejumlah pusat perbelanjaan Jakarta mendadak berubah. Mal yang biasanya ramai kini terlihat lengang, pengunjung tak sebanyak hari-hari biasa. Kondisi ini dipicu oleh memanasnya situasi di beberapa titik di Ibu Kota yang membuat masyarakat lebih berhati-hati untuk beraktivitas di luar rumah.

Salah satu mal yang diduga paling terasa dampaknya adalah Plaza Senayan, salah satu pusat belanja besar di perbatasan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Sejumlah toko di dalamnya mulai melakukan langkah antisipasi dengan mengosongkan barang dagangan.

"Ketakutan terulangnya Mei 1998, toko branded Plaza Senayan mulai mengosongkan tokonya," tulis dalam video yang diunggah akun Instagram @kucantikcom, dikutip pada Sabtu, 30 Agustus 2025.

Kondisi ini diperparah dengan meluasnya kericuhan di beberapa titik. Hal tersebut membuat pemilik toko-toko branded semakin waspada dan memilih mengurangi stok barang yang terpajang di mal.

"Kericuhan yang semakin meluas menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha, khususnya para pemilik toko-toko branded di pusat perbelanjaan besar," tulis dalam caption unggahan tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah gerai sudah mulai melakukan pengosongan. Barang-barang bernilai tinggi seperti tas, sepatu, hingga koleksi fashion terbaru secara bertahap diamankan keluar dari mal.

"Dari pantauan, beberapa gerai di Plaza Senayan terlihat mulai mengosongkan stok barang mereka. Tas, sepatu, hingga koleksi fashion terbaru secara perlahan diangkut keluar untuk diamankan," katanya.

Langkah ini disebut bukan tanpa alasan. Para pemilik gerai mengantisipasi kemungkinan buruk jika situasi terus memanas.

"Bukan tanpa alasan, langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi agar kejadian memilukan seperti tragedi Mei 1998 saat pusat perbelanjaan menjadi sasaran penjarahan tidak terulang kembali," lanjutnya.

Sampai saat ini, pihak mal Plaza Senayan belum buka suara mengenai beredarnya video tersebut.

Sebelumnya, beberapa mal di Jakarta memang sudah menyesuaikan jam operasional mereka. Bahkan, sejumlah toko di kawasan Jakarta Utara hingga Jakarta Barat sempat tutup menyusul kabar potensi aksi demonstrasi yang bisa berujung ricuh.

Di tengah ketegangan ini, beredar pula kabar mengenai dugaan penjarahan di Mal Atrium Senen, Jakarta Pusat. Video yang beredar luas sejak Jumat pagi, 29 Agustus, menampilkan kerumunan massa dan dikaitkan dengan aksi penjarahan. Isu ini langsung memicu keresahan publik. Namun, pihak manajemen Mal Atrium Senen segera membantah kabar tersebut.

“Sehubungan dengan beredarnya video dan informasi di media sosial yang menyebutkan adanya penjarahan serta massa masuk ke Mal Atrium Senen, kami tegaskan bahwa informasi tersebut TIDAK BENAR / HOAX,” tulis manajemen melalui akun resmi Instagram @mal.atriumsenen.

Manajemen juga memastikan kondisi mal tetap terkendali dan tidak ada gangguan keamanan seperti yang beredar di media sosial.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya serta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya.” lanjut pernyataan resmi tersebut.

Sumber: voi

Komentar