Devano Danendra Buktikan Diri di Industri Film Setelah Sempat Ditolak Keluarga

- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:06 WIB
Devano Danendra Buktikan Diri di Industri Film Setelah Sempat Ditolak Keluarga

Nama Devano Danendra kini semakin diperhitungkan di industri perfilman Indonesia. Sejumlah film besar dan apik telah dibintanginya, seperti Pangku, Gowok: Kamasutra Jawa, Perayaan Mati Rasa, hingga yang terbaru, Rumah Singgah.

Namun, di balik kesuksesan yang diraihnya saat ini, awal karier Devano tidaklah mulus. Ia sempat menghadapi penolakan dari pihak keluarga yang tidak setuju dirinya terjun ke dunia akting. Penolakan itu justru memicu keinginan kuat dalam dirinya untuk membuktikan kemampuan.

"Butuh proses. Yang pasti setiap manusia pasti merasakan ada fase di mana ingin membuktikan yang terbaik. Dan untuk menjadi ada di sini sekarang, saya sangat bersyukur aja sih," ungkap Devano di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan.

Seiring berjalannya waktu, Devano mengalami transformasi yang signifikan. Bertambahnya usia tidak hanya mengubah fisiknya, tetapi juga cara pandangnya terhadap profesi aktor. "Semakin dewasa semakin matang, semakin banyak pemikiran yang lebih dewasa pastinya dan juga permainan juga akan semakin baik karena punya banyak proses yang sangat panjang, belajar soal akting," tuturnya.

Keberhasilan Devano dalam mengasah kemampuan aktingnya juga tidak lepas dari dukungan orang-orang hebat di sekitarnya. "Dan aku juga bertemu sama orang-orang hebat seperti Kak Zara, Bu Dewi, Kak Reza Rahadian, Dian Sastro, Marsha Timothy, dan banyak lagi ya. Itu membuat aku sangat termotivasi, untuk bisa kembali acting dan jadi lebih baik lagi sih," tambah putra dari Iis Dahlia ini.

Perjuangan keras Devano akhirnya membuahkan hasil. Keluarga yang tadinya sempat meragukan, kini berbalik memberikan dukungan penuh. "Sekarang support banget. Responsnya pas nonton hasil karyaku, mereka bilangnya, 'Alhamdulillah,' gitu," ucap Devano.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags