Pemprov Maluku Utara Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana NTT

- Senin, 17 Agustus 2026 | 18:20 WIB
Pemprov Maluku Utara Salurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana NTT

Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyalurkan bantuan keuangan tanggap darurat sebesar Rp1 miliar untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini merupakan wujud solidaritas dari masyarakat Maluku Utara untuk membantu warga NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.

Dana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban serta mendukung proses penanganan dan pemulihan pascabencana. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian antarsesama anak bangsa. Menurutnya, jarak geografis tidak seharusnya menjadi penghalang untuk saling membantu.

“Laut boleh memisahkan Maluku Utara dan NTT, tetapi kemanusiaan tidak mengenal jarak. Ketika saudara kita sedang berduka, hati kita ikut bersama mereka. Rp1 miliar ini adalah bentuk kecil dari kepedulian besar masyarakat Maluku Utara untuk NTT. Anda tidak sendiri,” ujarnya, Senin (17/8/2026).

Sherly juga mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara untuk terus mendoakan keselamatan warga NTT yang terdampak bencana. Ia mengingatkan bahwa dukungan dapat diberikan sesuai kemampuan masing-masing, tidak hanya melalui materi.

“Kita pernah merasakan bagaimana beratnya menghadapi bencana. Karena itu, hari ini kita hadir untuk menguatkan saudara-saudara kita di NTT. Semoga bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban dan mempercepat mereka bangkit,” tuturnya.

Menurut Sherly, solidaritas merupakan bagian penting dari semangat persaudaraan masyarakat Indonesia. Ketika bencana melanda, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa perlu saling menguatkan tanpa memandang batas wilayah.

Penyaluran bantuan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemprov Maluku Utara dalam membangun semangat kemanusiaan dan gotong royong antardaerah. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak serta mempercepat pemulihan kondisi di NTT. Dari Maluku Utara untuk NTT, satu duka, satu doa, dan satu Indonesia.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags