Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara soal langkah putranya, Kaesang Pangarep, yang memutuskan maju sebagai calon legislatif DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kaesang akan bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah, wilayah yang dikenal sebagai 'dapil neraka' karena ketatnya persaingan, termasuk melawan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Menanggapi hal tersebut, Jokowi menegaskan bahwa keputusan Kaesang sudah melalui perhitungan matang. Hal itu disampaikannya saat ditemui di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/8).
"Itu sudah menjadi keputusan Kaesang, saya kira sudah dihitung. Sudah dikalkulasi, resiko-resikonya," ujar Jokowi.
Menurut Jokowi, PSI memiliki tim yang melakukan kalkulasi politik. Meski demikian, ia mengakui bahwa Dapil V Jawa Tengah merupakan wilayah yang sangat berat untuk diperebutkan.
"Tetapi kita tahu bahwa Dapil V Jateng itu adalah Dapil yang sangat berat, tetapi sudah diputuskan masuk hadapi resiko dan segera kuasai lapangan," kata dia.
Jokowi juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan arahan khusus kepada Kaesang terkait pencalonan tersebut. Keputusan itu, kata dia, sepenuhnya diambil oleh putranya dengan segala pertimbangan.
"Tidak ada, tidak pernah ada. Sudah memutuskan, pasti sudah dihitung dengan kalkulasi termasuk resikonya," ucapnya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan: Tak Menyesal Bantu Jokowi, tapi Sorot Perubahan Arah Kebijakan
Arya Widakarna Serahkan Tongkat Ganesha Bali ke Jokowi sebagai Simbol Estafet ke Gibran
Enam Anggota DPD RI Temui Jokowi di Solo, Bahas Desentralisasi Pembangunan
Hakim Tolak Praperadilan Dokter Tifa, Sidang Ijazah Jokowi Lanjut