Marc Marquez Pilih Hati-Hati di MotoGP Brno Usai Kemenangan Perdana di Hungaria

- Jumat, 19 Juni 2026 | 01:40 WIB
Marc Marquez Pilih Hati-Hati di MotoGP Brno Usai Kemenangan Perdana di Hungaria

Marc Marquez menyadari bahwa MotoGP Republik Ceko 2026 akhir pekan ini menghadirkan tantangan yang jauh berbeda dibandingkan seri sebelumnya di Hungaria. Pembalap tim Ducati Lenovo itu pun memilih untuk bersikap hati-hati dan tidak muluk-muluk dalam menetapkan target.

Dua pekan lalu, Marquez menjadi bintang di MotoGP Hungaria 2026. Ia sukses merebut pole position, sekaligus memenangi Sprint Race dan balapan utama di Sirkuit Balaton Park, Balatonfokajar. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama baginya di MotoGP 2026 sekaligus mengakhiri dahaga podium sejak terakhir kali menang di MotoGP San Marino 2025 pada September tahun lalu.

Pencapaian itu sekaligus membuktikan bahwa Marquez belum kehilangan sentuhan magisnya, meskipun dalam setahun terakhir ia dilanda berbagai masalah. Namun, keberhasilan di Hungaria sebenarnya sudah dapat diprediksi. Tata letak lintasan yang berlawanan dengan arah jarum jam dinilai sangat menguntungkan gaya balapnya.

Situasi berbalik 180 derajat di Sirkuit Automotodrom Brno. Trek yang akan digunakan akhir pekan ini dikenal sangat menyita fisik, dengan dominasi tikungan ke kanan yang dapat memberatkan bahu kanan Marquez yang baru pulih dari cedera. Karena itu, ia memilih untuk tidak terburu-buru mematok target tinggi.

“Di Brno, situasinya berbeda. Trek ini indah dan saya sangat menyukainya di mana saya berhasil jadi pemenang bersama Ducati tahun lalu, tetapi sekaligus trek yang sulit dan sangat menuntut,” ujar Marquez, Jumat (19/6/2026).

Ia menegaskan akan mengambil pendekatan selangkah demi selangkah, mulai dari sesi latihan bebas, practice, kualifikasi, Sprint Race, hingga balapan utama. “Kami akan mengambil pendekatan di pekan ini selangkah demi selangkah, untuk menemukan kondisi 100 persen setiap harinya,” tutup pembalap berusia 33 tahun tersebut.

Meski begitu, catatan Marquez di Brno tidak bisa dibilang buruk. Ia tercatat telah empat kali menang di sirkuit tersebut, yakni pada 2013, 2017, 2019, dan 2025, serta tiga kali naik podium. Rekor itu setidaknya menjadi modal psikologis yang cukup berharga menghadapi akhir pekan yang penuh tantangan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar