Gelandang Bayern Munich, Jamal Musiala, pingsan di lapangan saat timnya menghadapi RB Leipzig dalam laga pramusim Telekom Cup di Allianz Arena, Sabtu malam (15/8/2026). Insiden tersebut diduga dipicu oleh suhu panas yang mencapai 33 derajat Celsius di Munich.
Musiala baru masuk pada menit ke-69. Tak lama berselang, ia mengeluhkan pusing dan masalah peredaran darah. Ia sempat mendapat penanganan medis di tempat sebelum akhirnya dibawa keluar dengan tandu. Beruntung, pemeriksaan awal yang dilakukan dokter Bayern memastikan kondisinya tidak membahayakan. Pemain berusia 23 tahun itu diperkirakan hanya perlu beristirahat selama dua hari untuk pemulihan.
Kejadian ini terjadi di tengah kemenangan Bayern 3-1 atas Leipzig. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Bayern meraih gelar Telekom Cup sebagai penutup pramusim. Meski sempat pingsan, Musiala sebenarnya tampil produktif dalam laga itu. Ia mencetak satu gol setelah masuk sebagai pemain pengganti, bersama Ismael Saibari yang menjalani debutnya.
Menurut laporan yang dihimpun, kondisi Musiala lebih disebabkan oleh panas ekstrem daripada cedera serius. Setelah mendapat perawatan, ia bahkan masih bisa berjalan meninggalkan lapangan sendiri setelah bermain selama 17 menit.
Pakar kesehatan menjelaskan bahwa paparan panas berlebih bisa memicu heat stroke, yaitu kondisi ketika tubuh tidak mampu mendinginkan diri secara otomatis. Gejalanya meliputi pusing, pingsan, kebingungan, gelisah, penglihatan kabur, detak jantung cepat, serta kelemahan gejala yang tampak sesuai dengan apa yang dialami Musiala.
Artikel Terkait
Bayern Munich Juara Telekom Cup 2026, Jamal Musiala Pingsan Usai Cetak Gol
Bayern Muenchen Juara Telekom Cup 2026, Jamal Musiala Pingsan Usai Cetak Gol
Kompany Pasang Target Treble Winners untuk Bayern Munich Musim Depan
Bayern Munich Siap Lepas Joao Palhinha dan Dua Pemain Lain di Bursa Transfer 2026