"Tadi saya dengar juara pertama dapat Rp 30 juta, ya? Kita naikkan jadi Rp 40 juta," katanya disambut sorak peserta.
"Untuk juara kedua, naik jadi Rp 30 juta. Juara ketiga, Rp 25 juta. Untuk juara harapan, dari masing-masing Rp 5 juta kita genapkan jadi Rp 10 juta," jelas Zulhas sambil tersenyum.
Belum cukup di situ. Selain tambahan uang pembinaan, para pemenang juga dijanjikan akan mendapat tablet sebagai alat penunjang belajar. Janji ini sekaligus penegasan bahwa partainya serius mendukung kegiatan yang sifatnya edukatif.
Di sisi lain, Zulhas ingin meluruskan persepsi. Baginya, partai politik punya tanggung jawab yang lebih luas. "PAN ingin buktikan, parpol nggak cuma sibuk urus suara atau elektoral saat pemilu saja," tegasnya.
Ada tanggung jawab sosial yang melekat, yakni ikut membangun karakter bangsa. Dan menurut Zulhas, itu dimulai dari hal-hal konkret seperti kompetisi PANDai ini.
Artikel Terkait
Motul Gelar Moride di Lampung, Wadah Silaturahmi dan Edukasi Perawatan Motor
Sumbawa Luncurkan Sekolah Pilar Muda, Wujudkan Pendidikan Kebangsaan yang Partisipatif
DK PBB Sahkan Resolusi Tegas, Desak Iran Hentikan Serangan di Teluk dan Selat Hormuz
Pemerintah Alihkan Impor Minyak dari Timur Tengah ke Amerika dan Negara Lain