Ada perubahan arah yang cukup signifikan di tubuh PT Telkom Indonesia. Rencana awal mereka untuk membawa mitra strategis ke anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia atau InfraNexia, kini tak lagi jadi prioritas. Fokusnya bergeser.
Menurut Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, tahun ini tujuan utamanya adalah membentuk InfraNexia menjadi perusahaan fiber (FiberCo) yang benar-benar solid dan mumpuni. Padahal sebelumnya, langkah mencari investor baik dari dalam maupun luar negeri dicanangkan untuk membuka nilai lebih dari anak usaha tersebut.
"Namun di dalam perjalanannya, sekarang fokus utamanya untuk tahun ini adalah masih bagaimana supaya InfraNexia ini bisa menjadi FiberCo yang mumpuni," jelas Dian kepada media, Kamis (12/3/2026).
Jadi, urusan mitra strategis itu ditunda dulu. Bisa jadi baru akan digarap tahun depan.
Dian menambahkan, perubahan haluan ini punya tujuan yang jelas: mengefisienkan operasional InfraNexia dan mengoptimalkan pemanfaatan aset. Selain itu, perusahaan juga didorong untuk merambah pasar di luar Telkom Group. Caranya? Dengan memanfaatkan aset infrastruktur digital yang sudah mereka miliki.
Artikel Terkait
HNW Dorong Diplomasi Haji untuk Perdamaian di Timur Tengah
1.418 Personel Gabungan Disiagakan untuk Arus Mudik Lancar dan Aman di Bogor
Polres Flores Timur Gelar Pasukan, Operasi Ketupat Turangga 2026 Dimulai
Massa Banser Protes dan Bakar Lambang KPK Usai Penahanan Mantan Menag Yaqut