PT PAM Mineral Tbk (NICL) mengucurkan dana sebesar Rp350 miliar ke perusahaan tambang nikel PT Sumber Mineral Abadi (SMA). Penyertaan modal itu dilakukan melalui pembelian saham baru yang diterbitkan SMA, sehingga NICL menguasai 30 persen saham atau setara dengan 10.714.500 lembar saham baru.
Sebelum transaksi ini, NICL tidak memiliki kepemilikan saham di SMA. Nilai investasi yang mencapai Rp350 miliar setara dengan 45,08 persen dari total ekuitas NICL per 31 Desember 2025. Karena itu, aksi korporasi ini masuk kategori transaksi material.
Selain itu, transaksi ini juga tergolong afiliasi. Sebab, Komisaris SMA, Christopher Sumasto Tjia, merupakan pemilik manfaat (beneficial owner) dari PT PAM Mineral.
PT Sumber Mineral Abadi tercatat memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, dengan masa berlaku hingga 2040. Luas wilayah tambang mencapai 1.948 hektare.
Artikel Terkait
Barito Pacific Bagikan Dividen USD8,5 Juta, Mayoritas Laba Ditahan untuk Ekspansi
Pemerintah Targetkan Elektrifikasi KRL Green Line Rampung 2027
BPS Resmikan Sensus Ekonomi 2026 di Jambi dan Bengkulu, Libatkan Ribuan Petugas
MAP Group Siapkan Capex Rp2 Triliun untuk Ekspansi 600 Gerai Baru di 2026